Kedua tokoh itu adalah Ketua Umum PDI Perjuangan dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Informasi yang diperolah dari kalangan PDIP menyebutkan bahwa Megawati kecewa berat dengan JK karena telah melanggar kontrak politik yang disepakati sebelum JK dipasangkan dengan Jokowi menjelang Pilpres 2014 lalu.
Disebutkan, ketika itu Mega hanya mau menerima JK sebagai cawapres mendampingi Jokowi bila JK berjanji memenuhi tiga permintaan Mega.
Pertama, JK tidak akan berbisnis lagi. Keterlibatan JK dalam dunia usaha, baik langsung maupun tidak langsung, dikhawatirkan bisa membuyarkan agenda pembangunan nasional yang seharusnya bebas dari kepentingan pribadi dan kelompok.
Kedua, JK tidak akan cawe-cawe untuk urusan Partai Golkar. Keterlibatan mantan Ketum Partai Golkar itu dalam aktivitas Golkar akan dinilai sebagai upaya JK maupun Golkar merebut kekuasaan dari tangan PDIP.
Ketiga, JK juga berjanji hanya menjadi wapres untuk satu periode.
Dua dari ketiga janji itu sudah dilanggar JK, dan inilah yang membuat Mega marah.
[dem]
BERITA TERKAIT: