Menurutnya, buah keberhasilan anak asuh pelatih Beny Dollo itu membuktikan jika Laskar Wong Kito memiliki mental juara. Padahal banyak orang yang meragukan karena telat berkumpul untuk mempersiapkan tim, mski SFC sudah
on the right track.
"Kami menganggap Stadion Manahan Solo kandang Arema karena semua terisi pendukung mereka. Jadi kemenangan ini merupakan bukti bahwa SFC memiliki mental juara yang tak gentar dengan lawan manapun," ujar Dodi, kepada
RMOL Sumsel, Minggu (10/11).
Karenanya, sebagai apresiasi keberhasilan SFC menembus partai puncakpara pemain akan diberikan bonus sebagai bentuk motivasi. "Sebagai apresiasi, saya akan beri bonus tambahan masuk final 100 Juta, dan 1 Milyar jika menjadi juara," ungkapnya.
Sementara itu, Pelatih SFC Beny Dollo mengatakan, keberhasilan anak asuhnya berkat buah kesabaran tim. Menurutnya 15 menit pertama Titus Bonai dan kolega sempat kesulitan karena Arema bermain bola pendek.
Namun sang pelatih tidak kehilangan akan dengan mempersulit ruang gerak Arema uuntuk masuk ke pertahanan tim. Ditambah lagi memanfaatkan lebar lapangan dan penguasaan bola selaman-lamanya untuk membuat tim lawan frustasi.
"Soal final, nanti dulu, kami akan nikmati kemenangan ini. Apapun yang jadi evaluasi akan kami kerjakan saat menghadapi Persib Bandung. Saya tahu Arema selalu terburu-buru dalam menyerang dan kami bisa sabar sehingga bisa menuai hasil bagus," pungkasnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: