Ikhsan yang maju berpasangan dengan Li Claudia Chandra (Alin) tak ciut meski harus bersaing dengan calon incumbent Airin Rahmi Diany-Benyamin Davnie. Bahkan Ikhsan seseumbar dukungan terhadap dirinya akan lebih kuat dibanding dukungan ke Airin.
"Kalau ditanya siapa yang kuat, kita lah yang kuat (bukan Airin-Benyamin)," kata Iksan saat ditemui
Kantor Berita Politik RMOL di posko pemenangan Ikshan-Alin, Jalan Kapten Subianto Djojohadikusomo, Ruko Malibu, BSD, Tangsel, sesaat sebelum berangkat ke kantor Panwaslu Tangsel, Jumat (25/9).
Iksan Modjo yang diusung Partai Demokrat dan Gerindra meyakinkan timnya terus melakukan konsolidasi jelang kampanye dan pemilihan nanti. Mesin partai pendukung pun terus dipanaskan.
"Tadi malam saja kita konsolidasi sampai pukul 02.00 pagi," imbuhnya.
Siang ini Ikhsan dan Alin akan mendatangani kantor Panwaslu Tangsel untuk
menanyakan report penanganan laporan mereka mengenai dugaan pelanggaran dan pidana pilkada yang dilakukan Airin-Benyamin.
Pasangan nomor urut 1 ini melaporkan Airin telah melanggar UU Nomor 8 tahun 2015 karena melakukan kampanye dengan fasilitas negara dan anggaran Pemda, dan melaksanakan kampanye diluar jadwal.
Kampanye terselubung dan diluar jadwal yang dilakukan Airin yakni, acara Launching WiFi Corner gratis Pemerintah Tangerang Selatan di Taman Kota 1 tanggal 28 Agustus 2015; acara penyaluran bantuan benih ikan kepada masyarakat 27 Agustus 2015; dan buku elektronik publikasi Airin-Benyamin di website Pemkot Tangsel, www.tangerangselatankota.go.id.
[dem]
BERITA TERKAIT: