DPR RI: Pengumuman Data Korban Tragedi Mina Terlalu Lambat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Jumat, 25 September 2015, 06:51 WIB
DPR RI: Pengumuman Data Korban Tragedi Mina Terlalu Lambat
rmol news logo Tim Pengawas Haji DPR RI mendesak pemerintah Arab Saudi untuk segera merilis jumlah korban tragedi Mina. Pasalnya, hingga saat ini jumlah korban yang diumumkan masih simpang siur dan kelihatannya masih terus bertambah. Selain itu, asal negara-negara korban juga belum pernah disampaikan secara resmi.

"Sekarang ini, yang disampaikan hanyalah total jumlah korban. Sementara, negara-negara korban belum pernah diumumkan. Bahkan, jenis kelamin para korban saja pun tidak disampaikan," ujar Ketua Komisi VIII DPR RI Saleh Partaonan Daulay.

Pemberitahuan tentang jumlah korban dan asal negaranya dinilai sangat penting. Terutama untuk menenangkan keluarga para jamaah haji yang ada di negara masing-masing. Setelah 8 jam pasca kejadian, semestinya informasi tentang asal negara korban sudah bisa diketahui.

"Kalau tidak nama negara-negara korban tidak diumumkan, ada kesan seolah-olah ada yang ditutup-tutupi. Sebagai penanggung jawab haji, pemerintah Saudi tentu memiliki tanggung jawab besar dalam menangani masalah ini," kata dia lagi.

Saleh mengatakan, Tim Pengawas DPR RI yang berkunjung langsung ke tempat pelontaran jumroh Kamis malam (24/9) bertemu dengan jamaah haji dari berbagai negara.

"Hampir semuanya menyatakan bahwa mereka juga belum mengetahui jumlah jamaah haji yang korban dari negaranya. Itu berarti, masing-masing negara memperoleh informasi dari tim dan misi haji mereka," demikian Saleh. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA