Anggota Komisi VI Nasril Bahar meminta Dirut Pelindo II, RJ Lino menunjukan bukti dokumen perpanjangan kontrak itu ke DPR.
"Kita minta dokumen jual beli saham Pelindo, hal ini tidak terekspos selama ini, karena merujuk UU Pelayaran benar bahwa sepanjangan Menteri Perhubungan menyetujui itu
no problem, tapi masalah kami tidak dapatkan dokumen itu," katanya dalam rapat dengar pendapat dengan PT Pelindo II di Ruang Rapat Komisi VI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Rabu, 16/9).
Nasril menegaskan, nantinya dokumen-dokumen tersebut akan dijadikan dasar analisa Komisi VI untuk melihat kebijakan yang diambil Pelindo II.
"Ini dokumen untuk jadi bahan analisa kebijakan yang bapak ambil. Meskipun kerja sama dapat diperpanjang tapi tidak sertamerta saham itu ada di perusahaan lain," tutupnya. Sampai saat ini rapat masih berlangsung.
[sam]
BERITA TERKAIT: