Belasan orang yang menggelar dalam aksi membentangkan spanduk-spanduk yang antara lain berisi ajakan untuk memberikan KTP kepada Ahok. Pengumpulan KTP dilakukan agar Ahok dapat mengikuti pemilihan gubernur tahun 2015 lewat jalur independen alias tanpa melalui partai politik.
Aksi kelompok pendukung Ahok dianggap telah melanggar Perda DKI Jakarta 2/2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara yang menyatakan bahwa
car free day digelar untuk pemulihan mutu udara.
Sekretaris Daerah Saefullah beberapa waktu lalu menyampaikan larangan kegiatan politik di arena
car free day.
Di dunia maya, aksi mendukung Ahok tadi pagi pun mendapat kecaman.
"Hipokrit. Ahok teriak-teriak larang
car free day untuk kegiatan politik dukung mendukung. Secemas itu ngotot ngumpulin KTP dengan segala cara. Bahkan lawan tanding si Ahok pun belum ada, dia sibuk setiap hari kampanye bersama robot-robotnya. Gak pede amat. Gak etis, Hoook," tulis jurubicara gerakan Lawan Ahok, Andi Harianto Sinulingga di halaman Facebook miliknya.
Pemilik akun lain, Hujan Tarigan, menyamakan aksi itu dengan polusi udara.
"Ada yang nyolong kampanye di
car free day. Luar biasa jahatnya," ujar dia.
[dem]
BERITA TERKAIT: