Presiden memanggil para pembantunya itu ternyata untuk membahas rencana pemerintah melakukan impor sapi potong melalui Bulog.
"Kami laporkan mengenai sapi. Jadi impor. Dia (presiden) setuju. Mudah-mudahan ini selesai," ujar Gobel usai rapat di kantor Kepresidenan.
Menurut Gobel, izin impor daging sapi hanya akan diberikan pada Bulog. Rencana awal, 50.000 sapi potong akan didatangkan dari Australia.
Izin yang sama tidak diberikan pemerintah pada importir lain. Pasalnya, Gobel menduga kelangkaan daging sapi yang disusul melonjaknya harga disebabkan permainan oknum importir di luar lingkungan Bulog.
"Sebagai mitra (importir swasta) tapi enggak bisa jalankan itu, makanya peran itu dikembalikan ke Bulog," imbuhnya, seperti dilansir
JPNN.
Sebagaimana diberitakan, harga daging sapi di sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jakarta melonjak hingga Rp 120.000-Rp 140.000 per kilogram. Harga normal sebelumnya rata-rata Rp 80.000 sampai Rp 100.000 per kilogram. Lonjakan harga ini bahkan lebih tinggi dari saat Lebaran lalu. Karena itu, pemerintah memutuskan solusi jangka pendek dengan melakukan impor melalui Bulog.
[zul]
BERITA TERKAIT: