Usul Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Pasundan Harus Ditelaah Lagi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 07 Agustus 2015, 07:53 WIB
rmol news logo . Usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Pasundan harus ditelaah lebih jauh lagi, terutama terkait dampak yang akan ditimbulkannya.

"Jangan sampai, perubahan nama provinsi Jawa Barat ini malah meningkatkan resistensi dan kecemburuan antar etnik, suku, serta subkultur masyakat Jawa Barat yang dikenal majemuk," kata Ketua Harian Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi (PP AMS), Rully H. Alfiady, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 7/8).

Hal yang lebih penting dari perubahan nama, ungkap Rully, adalah bagaimana membuat pemerintah kabupaten/kota mampu lebih aspiratif dan akomodatif terhadap kepentingan masyarakat di pemerintahannya. Pemerintah daerah pun harus mampu memfasilitasi terwujudnya suasana yang kondusif bagi terpeliharanya dan berkembangnya nilai, norma, dan budaya masyarakat dan pedoman dalam setiap proses  pengambilan kebijakan .

"Oleh karena itu perubahan nama itu harus ditelaah lebih jauh lagi dampaknya," ungkapnya lagi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA