Harus Diselidik, Prajurit Keluyuran Sampai Larut Malam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 04 Juni 2015, 12:08 WIB
Harus Diselidik, Prajurit Keluyuran Sampai Larut Malam
rmol news logo Minimnya tingkat disiplin prajurit TNI merupakan pemicu bentrokan antara anggota TNI AU dan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Untuk itu, anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin meminta agar TNI lebih berupaya meningkatkan lagi kedisiplinan setiap prajurit.

"Konflik ini lebih pada indisiplinernya," katanya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 4/6).

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat ini menjelaskan bahwa sudah ada aturan dan ketentuan yang menyebutkan, prajurit perwira tidak dibenarkan keluyuran ke kafe. Namun yang terjadi, masih banyak prajurit yang pergi ke kafe hingga larut malam. Tindakan indisipliner seperti ini, lanjutnya, yang dapat memicu perkelahian antaranggota.

"Untuk apa prajurit itu sampai bermalam-malam di sana. Ini harus diinvestigasi," sambung pria yang akrab disapa Kang TB itu.

Ia juga mengatakan, Komisi I DPR RI berencana memanggil Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Kemungkinan, bentrok yang berujung tewasnya satu prajurit TNI AU ini juga akan dibahas dalam rapat itu.

"Masalah pembinaan disiplin ini harus dibahas," tandasnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA