RAMADHAN & LEBARAN 2015

Tim Komunikasi Presiden: Impor Adalah Solusi Terakhir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 04 Juni 2015, 03:16 WIB
Tim Komunikasi Presiden: Impor Adalah Solusi Terakhir
teten masduki/net
rmol news logo . Presiden Jokowi menyampaikan sejumlah instruksi kepada jajaran pemerintahan agar menjaga terjaminnya ketersediaan pangan dengan harga terjangkau selama Ramadhan dan Lebaran 2015.

"Jika diperlukan mengadakan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan," kata Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki dalam siaran persnya Rabu (3/6).

Tetan mendamping Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat rapat terbatas guna membahas ketersediaan stok pangan selama puasa dan lebaran, di kantor Kepresidenan Jakarta, Rabu sore.

Presiden Jokowi, lanjut Teten, juga menginstruksikan kepada Kapolri Jenderal Badrodin Haiti agar menindak tegas penimbun bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok.

"Prioritaskan kendaraan pengangkut logistik dan memberantas pungli agar distribusi pangan terjamin," pinta Presiden sebagaimana disampaikan Teten.

Menurut Teten, Presiden juga memerintahkan kepada para pejabat terkait agar menjaga inflasi ekstrem tidak terjadi selama puasa dan lebaran. "Caranya dengan memantau harga kebutuhan pokok seperti beras, daging, telur, cabai, bawang, dan sayuran," kata Teten.

Presiden menegaskan, bahwa impor adalah solusi terakhir, dengan mengutamakan penyerapan hasil-hasil pertanian, perkebuan, dan perkebunan.

"Presiden Jokowi juga mengistruksikan untuk mempercepat dan menjamin kelancaran serta kelayakan distribusi raskin di bulan Juni 2015," pungkas Teten lewat rilis humas setkab. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA