Begitu kata Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Mustafa Yaqub saat dtemui wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jakarta (Jumat, 29/5).
"Itu tujuannya untuk meresahkan umat. Sekarang itu dia tahu ada keterangan soal terompet, enggak ada itu, itu tujuan untuk mengacau," katanya.
Menurut Mustafa, pengembus isu tersebut adalah kaum zionis yang ingin menciptakan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat.
"Itu zionis, tertulis dalam protokol nomor 7 (milik mereka)," ungkapnya.
Isu suara terompet sangkakala itu, lanjut dia, mirip dengan wacana pembongkaran makam Nabi Muhammad di Madinah. Rencana tersebut sempat membuat umat Islam di seluruh dunia bergejolak.
"Di semua wilayah eropa dan benua-benua lain itu mereka menciptakan konflik dan api permusuhan, termasuk makam nabi mau dibongkar," tegasnya.
Lebih lanjut, Mustafa berharap agar masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu aneh yang dihembuskan, termasuk soal suara terompet sangkakala ini.
"Enggak usah terpengaruh dengan isu-isu tersebut," tandasnya.
[ian]