
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi batal hadir dalam acara Kuliah Umum bertajuk "Meneguhkan Peran Pemuda sebagai Penggerak Revolusi Bangsa" di Auditorium Prof. Dr. Harun Nasution, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan (Senin, 25/5).
Alasannya, karena di saat yang bersamaan Menteri Imam dipanggil rapat oleh Presiden Jokowi dan kemudian Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Hal tersebut sebagaimana diutarakan Asisten Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Imam Gunawan yang mewakili Menteri Imam di acara itu.
"Tadi pagi sebetulnya masif konfirmasi bisa datang. Tapi kemudian diundang presiden. Nah setelah rapat di Istana Negara, saya berkomunikasi dengan ajudan, beliau ketemu wapres di Istana Wapres baru ke sini. Itu saya telepon ajudan sekitar pukul setengah 1 dan masih di Istana Negara," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Imam bertanya kepada mahasiswa yang hadir perihal kekecewaan mereka atas ketidakhadiran Menpora.
"Ikhlas nggak? Kalau nggak ikhlas nanti saya sampaikan ke beliau. Agar beliau membayar di hari lain. Dan syukur-syukur bisa menjawab kebutuhan Rektor akan (kebutuhan) fasilitas olahraga," tandasnya.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: