Maaf, SBY Terpaksa Mengkoreksi Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 28 April 2015, 10:05 WIB
Maaf, SBY Terpaksa Mengkoreksi Jokowi
susilo bambang yudhoyono/net
rmol news logo Susilo Bambang Yudhoyono tak mau disebut berbohong soal utang luar negeri Indonesia. Maka, sambil minta maaf, mantan Presiden RI itu mengatakan dirinya terpaksa mengkoreksi pernyataan Presiden Joko Widodo seperti dimuat Harian Rakyat Merdeka edisi Senin (27/4).

"Pak Jokowi mengatakan yang intinya Indonesia masih pinjam uang ke IMF. Berarti kita dianggap masih punya utang kepada IMF," tulis SBY dalam akun Twitternya beberapa saat lalu.

"Saya harus mengatakan bahwa pernyataan Pak Jokowi tersebut salah. Indonesia sudah melunasi semua utang kpd IMF pada tahun 2006 lalu," sambung SBY.

Dia menjelaskan, sejak 2006, Indonesia tidak jadi pasien IMF. Tidak lagi didikte IMF, dan merdeka serta berdaulat untuk merancang pembangunan ekonomi kita.

"Utang Indonesia ke IMF yang keseluruhannya berjumlah 9,1 miliar dolar AS, sisanya telah kita lunasi tahun 2006, empat tahunlebih cepat dari jadwal," demikian SBY. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA