Menurut dia, gol tunggal yang dicetak Edison Cavani dari tiÂtik putih hanya "keberuntungan". Uruguay sejatinya bisa memetik kemenangan besar atas Maroko seandainya formula strategi menggunakan formasi 4-3-3 yang diterÂapkan Tabarez berjalan optimal.
Kendati demikian, permainan mereka lebih ofensif, namun belum menunjukkan permainan impresif secara keseluruhan seiring minim terciptanya peluang emas dari Cavani, Jonathan Rodriguez, dan Diego Rolan, di lini depan.
"Menang lewat hadiah penalti itu bukanlah keberhasilan. Melainkan keberuntungan," kata Tabarez seperti dilansir
Skysport, kemarin.
Karenanya, dia menegaskan, akan banyak pekerjaan rumah yang mesti dikerjakannya usai laga persahabatan ini. Terutama terkait kesolidan pemain.
"Semua orang percaya, kekompakan merupakan kunci keberhasilan sebuah tim memenangkan laga. Dan sekarang, kami butuh itu," tegasnya.
Di samping itu, Tabarez menÂgungkapkan terkait kerinduanÂnya terhadap sosok Luis Suarez yang sampai saat ini belum bisa begabung lantaran masih dalam masa hukuman FIFA. Dia pun menilai, pemain Barcelona itu merupakan kunci keberhasilan timnya untuk memecah kebunÂtuan di lini depan.
"Dia sosok yang sangat kami butuhkan saat ini. Dia seolah sudah menjadi "nyawa" kami," tuturnya tanpa meremehkan kemampuan Cavani.
Dia pun mengakui, tipikal bermain Cavani dengan Suarez tidak jauh berbeda. Cavani adalah tipe pemain bola yang memiliki kecepatan, kekuatan, kemampuan memanfaatkan peluang dengan dibekali teknik bermain bola yang baik. Begitu juga Suarez. Jika demikian, maka tak heran bila dengan segala kemampuan yang dimiliki keduanya disebut-sebut sebagai striker modern saat ini.
"Keduanya memiliki kemamÂpuan mencetak gol dengan cara yang indah, baik melalui tandukan kepala atau sepakan kakinya. Mereka juga jago meÂmanfaatkan tendangan bebas serta mengkonversinya menjadi getaran di jala gawang lawan," tuturnya.
Karena itu, dia berharap Cavani dapat bermain maksimal hingÂga kembalinya Suarez. Tabarez pun tak memungkiri adanya peluang bagi Cavani menjadi jendral lini depan jika mampu mempertahankan performa terÂbaiknya seperti sekarang.
"Siapapun punya hak tampil sebagai pemain starter jika dia mampu menunjukkan penamplan terbaiknya di lapangan. Aku ingin pemain terus bersaing mendapatÂkan posisi itu, yang tentunya akan berpengaruh pada kualitas tim," tutupnya. ***