Setelah dibongkar, lahan tersebut akan dibangun rumah susun (Rusun) untuk anggota polisi.
Penghuni bangunan yang merupakan polisi aktif dan pensiunan Polri hanya bisa pasrah melihat tempat yang sudah belasan tahun ditempatinnya dibongkar.
Pembongkaran dilakukan oleh sekitar 700 personil polisi gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat serta ratusan anggota Satpol PP. Mereka menggunakan dua alat berat untuk membongkar bangunan yang sejak lama bersengketa.
"Mereka sudah diberi peringatan, makanya tidak melawan," beber Waka Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ujang Bachtiar seperti dilaporkan RMOLJakarta.Com di lokasi kejadian, Kamis (5/3).
Ujang menjelaskan, selama ini para penghuni menyalahgunakan bangunan. Sebab mereka mengontrakan asrama yang seharusnya untuk tempat tinggal polisi aktif.
"Polisi aktif masih akan mendapatkan tempat tinggal baru di rusun," jelasnya.
[wid]