Jokowi Sarankan Proyek Monorel DKI Jangan Dipaksakan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 09 Januari 2015, 23:09 WIB
Jokowi Sarankan Proyek Monorel DKI Jangan Dipaksakan
rmol news logo Proyek monorel yang diinisiasi untuk dilanjutkan semasa Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tak jua menunjukkan kemajuan. Ketika hal itu ditanyakan, Jokowi berdalih tak tahu menahu.

"Saya kan nggak tahu kalkulasi akhirnya seperti apa hehehe," kata orang nomor satu RI itu ketika di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (9/1).

Padahal siang tadi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sudah menghadapnya untuk melaporkan perkembangan proyek senilai Rp 15 triliun tersebut di Istana Negara.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, Jakarta membutuhkan transportasi massal monorel.

"Ya angkutan massal seperti itu yang diperlukan," katanya.

Meski demikian, bila kajiannya tidak masuk akal, Jokowi mengimbau agar Ahok menghentikan saja pembangunan proyek monorel.

"Perhitungannya harus masuk, kalau tidak, ya jangan dipaksakan. Itu aja. Dari dulu kan kita tidak menunjuk orang perorang," katanya.

Sebagaimana diketahui, siang tadi Ahok berkunjung ke Istana Negara. Ia mengaku hadir di Istana untuk mengikuti rapat mengenai KTT ASEAN sekaligus melaporkan progres pembangunan proyek monorel.

"Saya sudah lapor presiden tadi. Presiden juga mengatakan advice dari Kementerian Pekerjaan Umum. Tidak mungkin membangun depo di atas Waduk Setiabudi," beber Ahok.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA