Pusaka Trisakti: Reshuffle Kabinet Selamatkan Jokowi-JK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 01 Desember 2014, 06:38 WIB
Pusaka Trisakti: <i>Reshuffle</i> Kabinet Selamatkan Jokowi-JK
jokowi-jk/net
rmol news logo . Wakil Ketua DPR Fadli Zon menganggap banyak menteri yang tidak sesuai dengan bidangnya, memilah menteri-menteri yang jalan dan yang tidak jalan, mana yang pencitraan, mana yang benar-benar kerja, dan mana  asal ngomong.

Fadli pun menyarankan agar Jokowi mulai mengevaluasinya dan mempersiapkan reshuffle kabinet dalam 3 bulan.

"Walau saya seteru Fadli dalam adu puisi masa pilpres. Saran fadli dapat dipertimbangkan ketika kita lihat beberapa menteri yang tidak mampu kerja dan memperburuk komunikasi politik Jkw-JK. Ngomong gak mikir, dan cetus ide ke publik baru kemudian konsultasi ke Jokowi-JK. Ini namanya Kabinet Kerja semau lo. Kalau begini, reshuffle kabinet di depan mata," kata Sekretaris Pusaka Trisakti, Fahmi Habsyi, Senin pagi (1/12).

Menurut Fahmi, sebagai salah satu think tank pemenangan Jokowi-JK dalam pilpres, Pusaka Trisakti juga akan melakukan evaluasi, riset serta menhhimpun masukan publik tentang kinerja menteri selama tiga bulan. Selanjutnya, Pusaka Trisakti akan mempublikasikan hasilnya untuk dipertimbangkan Jokowi-JK untuk di-reshuffle.

Fahmi menjelaskan, sejak awal Pusat Kajian Trisakti menempatkan diri sebagai mitra strategis-kritis kabinet Jokowi-JK. Karena itu Pusaka Trisakti berkewajiban menyelamatkan pemerintahan Jokowi-JK, dan bukan mengamankan jabatan menteri-menterinya.

Fahmi juga menegaskan, bila langkah dan komunikasi politik yang dibangun menteri malah menguras ATM politik Jokowi-JK dan bukan memperkuat kualitas pemerintahan Jokowi-JK, maka Pusaka Trisakti yang paling terdepan meminta Jokowi-JK mereshuffle beberapa menteri di kabinet, dibandingkan rakyat yang akhirnya meminta Jokowi-JK turun.

"Masa ketiban pulung sudah habis. Banyak menteri yang tak terbangun militansi pada masa berdarah-darah, kegalauan dan perjuangan Pak Jokowi-JK pada pilpres.  Kata tokoh politbiro China Zhu Rongji, potong seekor ayam untuk takuti ayam lainnya," demikian Fahmi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA