
. Belakangan ini, polisi bertindak sangat represif dalam menyikapi aksi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh mahasiswa. Sikap polisi ini bisa dikatakan mencerminkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
"Belum genap 100 hari saja rezim jokowi-JK dalam menjaga kebijakannya telah bertindak keras terhadap unjuk rasa yang dilakukan rakyat," kata Forum Mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Formasi IISIP) Jakarta, Suaib, beberapa saat lalu (Minggu, 30/11).
Cara-cara yang dilakukan pemerintahan Jokowi-JK ini, lanjut Suaib, mirip cara-cara Orde Baru. Orde Baru selalu mengggunakan tindak kekerasaan setiap kali menghadapi unjuk rasa rakyat.
"Rezim Jokowi-JK lebih melindungi kepentingan kapital globalnya ketimbang menghargai hak demokrasi rakyat dalam melakukan unjuk rasa dan semakin menunjukan sebagai rejim yang jauh dari harapan rakyat," demikian Suaib.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: