"Saran saya buat Ahok, lebih banyak senyum, dan bisa mengurangi marah-marahnya dikit-dikit," kata sahabat Ahok, Maruarar Sirait, usai menghadiri pelantikan Basuki sebagai Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta (Rabu, 19/11).
Maruarar, yang merupakan Ketua DPP PDI Perjuangan ini, sudah lama bersahabat dengan Ahok. Maruarar sendiri punya kenangan saat Ahok masih menjabat sebagai Bupati Bangka Belitung.
Saat itu, di tahun 2007, Maruarar bercerita, ia berjanji untuk datang ke rumah Ahok pada pukul 19.00 WIB. Namun karena kegiatan yang padat, Maruarar baru sempat datang ke rumah Ahok pada pukul 22.30 WIB.
"Pas ngetuk pintu, yang buka langsung Pak Ahok. Rumahnya juga nggak ada Satpol PP. Sangat sederhana dan apa adanya," kenang Ara, biasa Maruarar disapa, yang menjadi salah satu tokoh kunci kemenangan Jokowi-Ahok dalam Pilkada Jakarta 2012.
Ara, yang juga Ketua Umum Taruna Merah (TMP) ini percaya Jakarta berada di tangan yang tepat. Ahok merupakan sosok yang tegas dan lugas, serta bisa membawa perubahan Jakarta.
"Dia seneng kerja nyata dan tak senang pencitraan. Mungkin kebijakannya menimbulkan pro kontra, karena caranya yang ingin cepat," ungkap Ara.
Ara berharap, Jakarta ke depan bisa terbebas dari persoalan kemeacetan dan banjir. Ara juga berharap Jakarta ke depan lebih manusiawi, lebih aman dan adil bagi semua warga negara tanpa membedakan agama, suku, etnis maupun tingkat ekonomi.
"Ahok harus menjadi bapak bagi semua warga Jakarta," demikian Ara.
[ysa]
BERITA TERKAIT: