Jokowi Harus Ingat, Naikkan Harga BBM Sama Saja dengan Nambah Pengangguran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 02 November 2014, 04:43 WIB
Jokowi Harus Ingat, Naikkan Harga BBM Sama Saja dengan Nambah Pengangguran
jokowi/net
rmol news logo . Bila benar pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) maka itu pasti akan mematikan sektor usaha kecil menengah (UKM).

"Kenaikan harga BBM juga menambah pengangguran serta menurunkan daya beli masyarat," kata Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu, FX. Arief Poyuono, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 2/10).

Arief menegaskan, rencana pemerintahan Jokowi-JK yang akan menaikan harga BBM bersubsudi merupakan penghianatan terhadap program Trisakti. Sebab harga BBM besubsidi berdasarkan mekanisme pasar dunia.

"Apa masih pantas disebut berdikari berdaulat dan berdikari. Ekonomi pasar yang diterapkan Jokowi tidak peduli dengan rakyat kecil yang terancam miskin," demikian Arief. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA