Banyak pihak menilai posisi bagi Khofifah ini cukup tepat. Selama ini, Khofifah memang merupakan aktivis sosial, dan khususnya aktivis perempuan yang sering terjun ke lapangan.
Khofifah malah merupakan pemimpin organisasi perempuan terbesar di Indonesia. Dia adalah Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).
Namun di balik pujian ini, ada juga yang menilai dengan pandangan yang cukup negatif.
Khofifah selama ini dikenal sebagai orang dekat atau murid dari KH. Abdurrahman Wahid. Saat Abdurrahman Wahid menjadi Presiden, dia langsung menghapus Departemen Sosial.
Khofifah, yang dikenal dekat dengan Gus Dur itu, demikian Abdurrahman disapa, seharusnya paham filosofis dan alasan penghapusan Kementerian Sosial. Namun kini, ternyata Khofifah menjadi Menteri Sosial Jokowi.
Inilah yang kemudian disebut sementara orang sebagai "ironi seorang Khofifah."
[ysa]
BERITA TERKAIT: