Mantan Sekretaris Kabinet, Dipo Alam, pun memberi komentar. Secara khusus, Dipo meminta Maruarar untuk bersabar.
"Saya percaya Mas Pram dan Bung Ara calon kuat Seskab. Mensesneg akademisi perlu dibantu tokoh yang paham politik," kata Dipo Alam dalam akun
twitter-nya, @dipoalam49, Senin pagi ini (27/10).
Hilangnya nama Pramono dan Maruarar menjadi perbincangan publik. Dosen ilmu politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago, bahkan mengaku heran kenapa nama seperti Pramono dan Maruarar tidak masuk kabinet. Padahal mereka dikenal sebagai kader partai ideologis.
"Saya bingung, aneh bin ajaib kenapa Pramono Anung, Maruar Sirait dan Budiman Sudjatmiko tersingkir? Mereka ini aktivis PDIP dan punya kapasitas," kata Ipang kepada
RMOL.
Maruarar sendiri, setelah pengumuman nama-nama menteri, nampak berada di Istana bersama Jokowi. Bahkan Jokowi mengantar Maruarar, yang mengenakan baju kemeja putih, untuk menunggu mobilnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: