Jokowi Harus Jadikan Tata Ruang Poros Maritim sebagai Patokan Prioritas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 25 Oktober 2014, 14:46 WIB
Jokowi Harus Jadikan Tata Ruang Poros Maritim sebagai Patokan Prioritas
jokowi-jk/net
rmol news logo . Gagasan besar Presiden Jokowi untuk mengubah sikap Bangsa Indonesia yang selama ini "memunggungi" samudera menjadi laut sebagai "halaman depan" patut mendapat dukungan semua kalangan. Hanya saja menjadikan gagasan itu dalam tataran praksis, butuh dukungan infrastruktur yang memadai. Jokowi harus menjadikan pembangunan infrastruktur sebagi prioritas di pemerintahannya.

Ahli transportasi ekonomi yang juga doktor lulusan University of New South Wales, Australia. A. Hermanto Dardak mengakui urgensi pembangunan infrastruktur di tanah air akan memberikan landasan berputarnya roda pembangunan nasional. Ketersedian infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, bandara, sistem jaringan tenaga listrik, irigasi, penyediaan jaringan air bersih maupun sanitasi merupakan social overhead capital, yang memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan tingkat perkembangan wilayah.

Menurut Hermanto, laju pertumbuhan ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat selalu dicirikan oleh ketersedian infrastruktur. Daerah yang mempunyai kelengkapan sistem infrastruktur yang lebih baik, tingkat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya pun lebih baik pula dibandingkan dengan daerah yang mempunyai kelengkapan infrastruktur yang terbatas.

"Jelaslah, penyediaan infrastruktur merupakan kata kunci untuk memutar roda pembangunan nasional," urai Hermanto Dardak yang juga mantan Wakil Menteri Pekerjaan Umum ini, beberapa saat lalu (Sabtu, 25/10).

Oleh karena itu, penyatuan kementrian pekerjaan umum dengan perumahan rakyat dalam nomenklatur arsitetur kabinet Jokowi-JK mendatang, dianggap tepat oleh Hermanto Dardak yang lama menjabat sebagai dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum itu.

"Integrasi tata ruang harus ditangani dengan tepat," demikian Hermanto. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA