Ahli transportasi ekonomi yang juga doktor lulusan University of New South Wales, Australia. A. Hermanto Dardak mengakui urgensi pembangunan infrastruktur di tanah air akan memberikan landasan berputarnya roda pembangunan nasional. Ketersedian infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, bandara, sistem jaringan tenaga listrik, irigasi, penyediaan jaringan air bersih maupun sanitasi merupakan social overhead capital, yang memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan tingkat perkembangan wilayah.
Menurut Hermanto, laju pertumbuhan ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat selalu dicirikan oleh ketersedian infrastruktur. Daerah yang mempunyai kelengkapan sistem infrastruktur yang lebih baik, tingkat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya pun lebih baik pula dibandingkan dengan daerah yang mempunyai kelengkapan infrastruktur yang terbatas.
"Jelaslah, penyediaan infrastruktur merupakan kata kunci untuk memutar roda pembangunan nasional," urai Hermanto Dardak yang juga mantan Wakil Menteri Pekerjaan Umum ini, beberapa saat lalu (Sabtu, 25/10).
Oleh karena itu, penyatuan kementrian pekerjaan umum dengan perumahan rakyat dalam nomenklatur arsitetur kabinet Jokowi-JK mendatang, dianggap tepat oleh Hermanto Dardak yang lama menjabat sebagai dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum itu.
"Integrasi tata ruang harus ditangani dengan tepat," demikian Hermanto.
[ysa]