JCR Ungkap Faktor Kunci Ekonomi Indonesia Stabil dan Juga Resikonya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 24 Oktober 2014, 01:56 WIB
JCR Ungkap Faktor Kunci Ekonomi Indonesia Stabil dan Juga Resikonya
ilustrasi/net
rmol news logo . Dalam setahun ini, peringkat sovereign credit rating Republik Indonesia pada BBB-/stable outlook.

Demikian penilaian Lembaga rating asal Jepang, Japan Credit Rating Agency Ltd (JCR). JCR sebelumnya telah melakukan afirmasi atas sovereign credit rating Indonesia pada BBB-/stable outlook pada 13 November 2012.

JCR menilai beberapa faktor kunci yang mendukung afirmasi sovereign credit rating Indonesia adalah pertumbuhan ekonomi yang kuat, pengelolaan fiskal dan sistem perbankan yang sehat, serta ketahanan perekonomian terhadap tekanan eksternal.

Sebaliknya, faktor-faktor yang dinilai menjadi risiko bagi sovereign credit rating Indonesia adalah ketergantungan pada komoditas sumber daya alam, defisit neraca berjalan, dan aliran investasi yang fluktuatif.

Tingginya subsidi BBM, ketertinggalan infrastruktur, dan pasar keuangan yang belum berkembang juga menjadi risiko.

JCR juga, sebagaimana dilansir JPNN (Jumat, 24/10), mencatat respon kebijakan dari otoritas dalam rangka memastikan stabilitas ekonomi dalam menghadapi guncangan eksternal. JCR menyatakan terdapat indikasi bahwa pemerintahan baru akan menerapkan kebijakan pengurangan subsidi BBM dan percepatan pembangunan infrastruktur.

Kebijakan-kebijakan tersebut dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka menengah-panjang. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA