Orang-orang yang menduduki kursi menteri dalam kabinet Jokowi-JK ini akan menggambarkan, apakah Jokowi benar-benar mau mewujudkan Trisaksi, atau Trisakti hanya menjadi bumbu penyedap untuk meraih simpati belaka.
"Kalau ternyata terutama di tim ekonominya sosok-sosok neolib alias anti rakyat, maka tidak mungkin ajaran trisakti Bung Karno dilaksanakan. Ini artinya Jokowi-JK akan membohongi rakyat termasuk para relawan yang sudah berjuang mati-matian," kata tokoh buruh yang juga Ketua Majelis Pertimbangan KSBSI, Rekson Silaban, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 23/10).
Gambaran ini juga, lanjut Rekson, akan tercermin dari sosok yang ditempatkan untuk Menteri Tenaga Kerja; apakah Jokowi akan memilih sosok Menteri Tenaga kerja itu berasal dari orang yangg sangat paham tentang perburuhan, atau ia yangg berasal dari sekedar transaksi politik saja.
"Nah bila ternyata mengecewakan kaum buruh, maka saya pastikan akumulasi ketidakpuasan kaum buruh pendukung Jokowi-JK akan melakukan oposisi terhadap Menaker neolib atau Menaker yang tidak paham ketenagakerjaan. Ini juga berarti kaum buruh akan beroposisi terhadap pemerintah Jokowi-JK," demikian Rekson.
[ysa]