Terkait dengan hal ini, pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, memberi masukan. Menurut Susaningtyas, sosok yang layak dan pantas menjadi Menteri Maritim bukanlah orang yang hanya belajar maritim, melainkan juga haruslah orang yang mengerti bagaimana membangun penguatan TNI Angkatan Laut.
"Orang tersebut pun seyogyanya orang yang memahami
sea power dan hal terkait di dalamnya," kata Susaningtyas kepada
RMOL beberapa saat lalu (Kamis, 23/10).
Menurut Susaningtyas juga, batas wilayah perlu dijaga juga dengan penguatan legislasi serta perundang-undangan domestik dan internasional. Dan ini ini hanya bisa dinakhodai oleh orang yangg punya pengalaman membesarkan TNI AL dan juga memiliki edukasi di bidang budaya masyarakat perbatasan, serta memiliki
networking luas untuk mengembangkan kemaritiman Indonesia secara internasional.
"Kemaritiman ini bila dikelola dengan baik maka berdampak positif juga untuk perekonomian negara," tegas Nuning, biasa Susaningtyas disapa.
Sosok itu juga, Nuning menambahkan, haruslah sosok yang memahami masalah konflik kawasan yangg berkembang belakangan ini, baik dari sudut kemaritiman maupun kemiliteran.
[ysa]