BUMN Jasa Verifikasi Harus Pertahankan Kinerja Baik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 22 Oktober 2014, 04:15 WIB
BUMN Jasa Verifikasi Harus Pertahankan Kinerja Baik
ilustrasi/net
rmol news logo . Sucofindo, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa verifikasi memperingati ulang tahunnya yang ke-58 pada 22 Oktober ini. Di usianya yang semakin dewasa itu, para pengguna jasa berharap Sucofindo bisa mempertahankan kinerja dan profesionalitasnya yang selama ini sudah sangat teruji.

"Kami sangat bangga dengan Sucofindo, sekalipun perusahaan  ini independen dalam kegiatan survei dan verifikasi, tapi hubungan baik terus terpelihara. Sucofindo harus terus maju dan menjadi perusahaan surveyor dan verifikasi yang berkelas dunia," kata General Manager PT Kaltim Prima Coal (KPC), Herlan Siagian, di Jakarta (Selasa, 21/10).

Herlan menjelaskan, PT. Kaltim Prima Coal yang merupakan perusahaan batubara dan mengekspor produknya ke beberapa negara tujuan, sejak awal beridirnya tahun 1990 lalu, sudah menggunakan jasa survei Sucofindo.
 
Kurang lebih 23 tahun menggunakan jasa suryeor Sucofindo, menurut Herlan, Kaltim Prima Toal merasa pelayanan dan kinerja BUMN ini baik dan sangat memuaskan.

"Pembeli batubara KPC dari berbagai negara seperti Jepang, China, dan Jerman sangat nyaman dengan jasa pelayanan Sucofindo.  Semua customer KPC sdh percaya kompetensi dan indenpendensi Sucofindo," ujarnya.
 
Mengenai kinerja Sucofindo yang sangat baik dan memiliki reputasi yang tidak diragukan itu, menurut Herlan, karena perusahaan ini selalu hadir dengan perubahan yang sangat adaptif, terutama dalam penggunaan tehnologi yang terbaik dalam membantu meningkatkan jasa pelayanan survei .
 
Selain itu, lanjut General Manager PT Kaltim Prima Coal itu, Sucofindo sudah sangat dikenal oleh buyers  di luar negeri karena memiliki sumber dayamanusia (SDM) yang sangat bagus. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA