Ingat, Jokowi Jangan Tebang Pilih dalam Berantas Korupsi !

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 22 Oktober 2014, 02:16 WIB
Ingat, Jokowi Jangan Tebang Pilih dalam Berantas Korupsi <i>!</i>
jokowi-jk/net
rmol news logo . Pemerintah Jokowi-JK harus memperketat program pencegahan korupsi untuk meminimalisir prakter korupsi di masa mendatang.

Demikian disampaikan Ketua Umum Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman), Antonius Iwan Dwi Laksono. Selain itu, katanya, pemerintahan Jokowi-JK harus segera menuntaskan penyelesaian kasus-kasus korupsi yang sekarang ini sedang dalam penanganan KPK.

"Misalnya penyelesaian kasus Bank Century yang ikut menyeret nama Budiono, Kasus Hambalang yang ikut menyeret nama Edi Baskoro, kasus BLBI yang ikut menyeret nama Setya Novanto dan Rini Soemarno ketua tim transisi, kasus lapindo yang melibatkan Abubizal Bakrie dan semua kasus-kasus lainnya yang telah merugikan negara dan rakyat Indonesia," ungkap Iwan beberapa saat lalu (Rabu, 22/10).

Iwan juga mengingatkan, pemerintahan Jokowi-JK harus berperan lebih progresif, tegas dan konsisten dalam pemberantasan korupsi, alias tidak tebang-pilih. Semua yang terlibat harus diperiksa dan dan diadili di depan pengadilan dan dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya.

"Dan sebagai rakyat yang yang oleh undang-undang diwajibkan terlibat aktif dalam pemberantasan korupsi kami yang tergabung dalam organisasi relawan Jokowi akan senantiasa mendukung program dan kinerja pemberantasan korupsi pemerintahan Jokowi-JK," demikian Iwan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA