"Dengan mendirikan Rumah Transisi maka beberapa tokoh tersingkir dari arena disebabkan begitu kritisnya earga atas tampilnya nama tokoh tersebut sebagai akibat hitamnya masa lalu sang tokoh," kata politisi muda PDI Perjuangan, Beathor Suryadi, dalam keterangan, Selasa malam (21/10).
Menurut Beathor, gairah masuk kabinet pun diminati kader partai pendukung Jokowi-JK. Dan Jokowi juga menunjukkan kecerdasan lagi dengan menampilkan peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).
Dengan peran KPK dan PPATK, lanjut Beathor, maka mereka yang selama ini nampak alim dan bersih ternyata terpental dari nominasi calon menteri Jokowi-JK
"Mulai malam ini Jokowi mencari lagi. Maka bagi Anda yang bersih dari proses hukum bersiaplah untuk itu. Siapa tau takdir Anda jadi menteri kabinet Trisakti," demikian Beathor.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.