POLEMIK RUU PILKADA

PDIP Akan Berjuang Sampai Titik Darah Penghabisan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 26 September 2014, 01:19 WIB
PDIP Akan Berjuang Sampai Titik Darah Penghabisan
maruarar sirait/net
rmol news logo . Tanpa dukungan dari Fraksi Demokrat yang sudah walkout, PDI Perjuangan akan tetap berjuang untuk mempertahankan agar pemilihan kepala daerah tetap dipilih oleh rakyat.

"Kami akan berjuang sampai titik darah penghabisan," kata anggota dari Fraksi Demokrat, Maruarar Sirait, dalam sidang paripurna DPR di gedung DPR, Komplek Senayan, Jakarta, Jumat dinihari (26/9).

Menurut Maruarar, apa yang diperjuangkan PDI Perjuangan dalam RUU Pilkada ini untuk memenuhi harapan mayoritas rakyat Indonesia. Maruarar pun berharap teman-teman anggota DPR dari fraksi lain juga tahu cara mengambil keputusan yang sesuai dengan harapan dan keinginan rakyat.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan yang lain, Yosana Laili, curiga ada skenario Demokrat untuk memecahbelah. PDI Perjuangan awalnya begitu terharu dengan sikap Ketua Umum Demokrat, SBY, yang begitu tegas menyampaikan dukungan pada pilkada langsung. PDI Perjuangan juga terharu dengan sikap Demokrat dalam forum-forum lobi.

Namun apa daya, kata Yosana Laili, apa yang dilakukan SBY dan Demokrat itu cuma pencitraan belaka. Sebab faktanya dalam rapat paripurna DPR, Demokrat akhirnya memilih netral.   Sikap netral ini tentu saja seakan-akan menjadi penyeimbang, namun sebenarnya sama saja dengan memperkuat opsi yang mau pilkada lewat DPRD.

"Kami merasa ditinggalkan, didzalimi," ungkap Yosana Laili. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA