Hal tersebut lantaran, pemain berusia 36 tahun tersebut ketakutan akibat pasar bebas pemain dari klub-klub Liga Inggris sehingga tak memberi kesempatan para pemaim muda untuk menjalani debut di klub senior.
Liga Inggris tercatat menjadi liga paling boros dalam pembelian pemain. Hal tersebut dapat menyingkirkan perkembangan pemain muda di dalam klub karena tidak diberi ruang untuk bermain dan mengembangkan potensi.
"Melihat perkembangan pasar sepakbola Inggris yang begitu pesat, saya berpikir lebih baik anak saya dilatih di Chelsea untuk pembinaan dari usia delapan hingga lima belas tahun. Setelah itu, saya pindahkan ke klub yang miskin bintang, agar anak saya dapat mengembangkan potensinya di situ, " ujar ayah dari Luna Lampard dan Isla Lampard itu kepada
The Sun.
"Namun, Rio Ferdinand dan saya itu beruntung. Masa muda kami tak seperti zaman sekarang, dahulu kami diberi ruang dan kepercayaan bermain di tim senior di saat usia 18 tahun, namun sekarang, anak-anak tersesat," demikian Lampard.
Sehingga, gelandang yang musim ini membela Manchester City itu berniat untuk mengadakan pelatihan dan bimbingan kepada pesepakbola remaja agar dapat mengembangkan potensinya.
[azk/ian]