Sebelumnya, ayah Di Maria menuding upaya Perez dalam menjual Di Maria adalah sengaja dan tidak menghargai jasa-jasanya selama di Real Madrid.
"Angel memenangkan lima atau enam trofi bersama Real Madrid dan kontrak yang sempat disepakati tak kunjung datang," ungkap sang ayah, Miguel Di Maria.
Walau begitu, Perez membantah tudingan itu. Menurutnya, kepergian Di Maria adalah keputusan pribadi winger asal Argentina tersebut.
"Saya tegaskan, kami selalu berusaha membuat penawaran kontrak kepada Di Maria agar dia merasa nyaman berada disini (Real Madrid), namun apa daya, dia selalu merasa tak dihargai di sini," ujar Perez, seperti dikutip
Tribalfootball, Minggu (7/9).
"Mungkin dia (Di Maria) cemburu dengan datangnya James (Rodriguez). Tapi, James adalah pemain peraih Golden Boot pada Piala Dunia 201 di Brasil lalu. Walau ditinggal Di Maria saya tetap bersyukur dengan datangnya James," lanjutnya.
Selain itu, pria yang sudah menguasai Real Madrid selama dua dekade itu menyatakan bahwa dengan terjualnya Di Maria ke Manchester United, maka El Real mendapat sedikit keuntungan, yakni membuat keuangan klub menjadi stabil.
"Di Maria terjual ke Manchester dengan harga yang kita dianggap adil dan itulah sebabnya transfer selesai. Kami berharap Di Maria akan bersikap dewasa dan profesional sebagai pesepakbola," demikian Perez.
[azk/ian]