Dua menit kemudian, tepatnya di menit ketiga giliran Ivanovic yang mencatatkan namanya di papan skor, sehingga kedudukan melebar 0-2.
Jelang babak pertama usai, Everton mampu memperkecil ketertinggalan di menit ke-45, Kevin Mirallas mampu memperdaya kiper Thibaut Curtouis sekaligus membuka asa sedikit bagi The Toffes. Sialnya, anak-anak Roberto Martinez kembali kebobolan, kali ini lewat gol bunuh diri Seamus Colleman di menit ke-67. Skor berubah 1-3.
Berhasrat mengejar ketertinggalan, lewat kaki Steven Naismith akhirnya Everton mampu mencetak gol di menit ke-69. Skor berubah hanya selang dua menit menjadi 2-3.
Lagi-lagi The Blues meninggalkan Everton, yakni di menit ke-74 Nemamja Matic menjadi aktor terciptanya gol keempat Chelsea menjadi 2-4. Dua menit berselang, Striker yang musim lalu merumput bersama Chelsea dan sekarang membela Everton yakni Samuel Eto'o mengembalikan asa tuan rumah. Di menit ke-76, pemain veteran ini berhasil menciptakan gol pertamanya bagi Everton. Skor berubah 3-4.
Namun, asa tuan rumah kembali hilang ketika satu menit kemudia Ramires mampu memperlebar jarak kemenangan The Blues. 3-5 Chelsea memimpin atas Everton dimenit ke 77.
Jelang peluit panjang, The Blues menunjukkan keperkasaan dengan mencetak gol pelengkap kemenangan lewat aksi dari Diego Costa di menit ke-90. Hasil akhir, Chelsea unggul atas Everton 3-6.
Dengan hasil ini, tim yang diarsiteki Jose Mourinho itu duduk manis di puncak klasemen dengan sembilan poin. Sementara Everton harus terjungkal ke peringkat 16 dengan hanya meraih dua poin.
(why)
BERITA TERKAIT: