James mengatakan sebagai pelatih Rodgers sudah seharusnya mengubah filosofi manajerialnya. Hal tersebut mengingat sang manajer terlihat sangat khawatir karena top skor Liverpool musim lalu telah hengkang ke Barcelona.
Namun anehnya, lanjut sang legenda Liverpool, pelatih berusia 41 tahun tersebut malah membeli pemain bertahan. Padahal yang dibutuhkan The Reds saat ini adalah sang bomber.
Rogers tak ingin gegabah dalam membeli pemain mahal untuk dapat menggantikan peran Suarez sehingga pelatih berkebangsaan Inggris itu berpikir lebih baik memperkuat pertahanannya.
"Sangat naif, yang kita butuhkan penyerang untuk dapat menghasilkan trofi Liga Primer Inggris yang kita nanti-nantikan 24 tahun," ujar James seperti dikutip dari situs
People.
"Di suatu tempat, sesuatu harus berubah. Kita (Liverpool) seharusnya membeli penyerang yang haus gol bukan hanya memperkuat lini pertahanan. Untuk mendapatkan kemenangan haruslah mencetak gol yang banyak," sambungnya.
"Yang jelas, usia anak saya lebih tua dari penantian trofi Liga Inggris Liverpool. Jadi kita sangat ingin mengangkat trofi itu kembali," demikian David James.
Sebelumnya Rodgers juga dikritik habis oleh legenda Liverpool yang lain, Mark Lawrenson. Kritikan juga disampaikan terkait taktik transfer yang dijalankan Rodgers untuk klub yang memiliki jargon "You'll Never Walk Alone" tersebut.
[dem]
BERITA TERKAIT: