Jokowi Bantah SBY Perpanjang Kontrak PT Freeport

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 25 Juli 2014, 14:24 WIB
Jokowi Bantah SBY Perpanjang Kontrak PT Freeport
sby dan jokowi/net
rmol news logo Calon Presiden terpilih Joko Widodo membantah Pemerintahan SBY diam-diam memperpanjang kontrak kerja sama PT Freeport Indonesia hingga 2041 mendatang.

Kabar beredar menyebutkan bahwa Presiden SBY dan Menteri Perekonomian Chairul Tandjung memperpanjang kontrak kerja sama ini beberapa waktu lalu. Dan Jokowi pun membantah kebenaran berita itu.

"Kabar dari siapa? Freeport  itu habis sampai tahun berapa saya tanya dulu?" ujar Jokowi usai Sholat Jumat di Balaikota, Jakarta, Jumat (25/7).

Setelah dilantik nanti, Ia pun membantah akan menyetujui perpanjangan kontrak Freeport hingga 2041 mendatang. Karena sepengetahuannya, kontrak opersional Freeport akan habis 2021 mendatang.

"Kenapa diperpanjang sekarang? kan habisnya 2021," tandasnya.

Jokowi menegaskan bahwa persoalan Freeport akan dibahas dua tahun sebelum masa kontrak kerjanya habis, yakni tahun 2019.

"Habisnya kan tahun 2021. Itu diperpanjang 2 tahun sebelumnya, jadi tahun 2019 diperpanjangnya. Ini masih 5 tahun yang akan datang kok masih ngurus gitu," tandasnya.

Menurut Jokowi, tidak perlu ada diskusi pembahasan tentang Freeport saat ini. "Ya didiskusikan apa. Kan kontrakkanya masih tahun 2021," ucapnya.

Padahal dalam beberapa kampanye Pilpres 2014, Jokowi pernah berjanji akan membahas sesegera mungkin renegosiasi kontrak PT Freeport yang disebut-sebut merugikan Indonesia. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA