FIFA Tunjuk Nicola Rizzoli Pimpin Laga Argentina vs Jerman

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 13 Juli 2014, 02:16 WIB
FIFA Tunjuk Nicola Rizzoli Pimpin Laga Argentina vs Jerman
Nicola Rizzoli/net
Kecil Besar
rmol news logo . Posisi wasit final piala dunia 2014 yang sebelumnya diperebutkan beberapa hakim lapangan hijau terbaik akhirnya dimenangkan oleh wasit asal Italia Nicola Rizzoli. Padahal, Dua kandidat kuat yang digadang-gadang bakal menjadi wasit final piala dunia adalah Howard Webb asal Inggris dan wasit kontroversial asal Spanyol Carlos Velasco Carballo.

Nicola Rizzoli ditunjuk langsung oleh FIFA untuk memimpin jalannya pertandingan final. Bukan wasit hebat jika keputusannya tidak kontroversial. Begitupun Rizolli yang kerap keputusan tak disukai publik sepakbola Italia. Wasit 42 tahun tersebut digadang-gadang kerap memberikan keputusan kontroversial, khususnya jika ia memimpin pertandingan juve di Serie A, beberapa kali keputusannya memberikan keuntungan bagi Juventus.

Kabarnya, beberapa fans Inter Milan dan klub Italia lainnya selain Juventus membenci dirinya karena keputusannya selalu berat sebelah.

Tak berbeda dengan Rizolli, Webb Howard, yang bertugas di liga Inggris juga kerap dibenci beberapa supporter klub sepakbola Inggris. Disebut-sebut, wasit berkepala pelontos ini sering menguntungkan Manchester United jika ia memimpin pertandingan Setan Merah.

Dalam laga final nanti, beberapa pengamat sepakbola berpendapat bahwa keputusan Nicolla Rizolli akan lebih menguntungkan Argentina sebab sudah dua kali Rizolli memimpin pertandingan tim Tango dan menguntungkan pasukan Albiceleste. yakni, ketika Rizolli menjadi pengadil Argentina menghadapi Nigeria dan Belgia di Piala Dunia 2014.

Di luar keputusan kontroversialnya, Nicolla Rizolli tetap berbangga hati dan senang atas terpilihnya sebagai wasit final Piala Dunia.

“Ini sudah jadi mimpi, hal yang paling saya harapkan. Sungguh luar biasa dan tak bisa saya gambarkan apa makna menjadi wasit yang akan memimpin final Piala Dunia,” tutur Rizzoli kegirangan.
 
“Saya mendedikasikannya untuk diri saya sendiri, karena saya sudah bekerja selama 20 tahun untuk bisa sampai di sini dan saya sudah belajar dari banyak orang selama saya berada di institusi perwasitan Italia. Saya ingin jadi yang terbaik di lapangan,” tambahnya, seperti dikutip Football-Italia. [sam]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA