Pelatih Brasil Luiz Felipe Scolari mengaku kehilangan Neymar pada lega semi final melawan Jerman kamis besok, termasuk di final kalau lolos, bagaikan bencana.
"Saya kecewa dengan cederanya Neymar dan tak boleh merumput ke lapangan hijau karena harus istirahat beberapa pekan ke depan. Padahal, dia itu adalah pemain yang akan membuat perbedaan dalam tim mana pun," ujar Luis Felipe Scolari seperti dikutip dari
Tribalfootbal.
"Kami telah kehilangan satu pemain kami tidak ingin kalah, dan itu untuk semi-final dan final."
Federasi Brasil (CBF) mengabarkan, selain perawatan medis, Neymar juga butuh psikolog. Karena itu, badan sepakbola Brasil akan membawakan Psikolog khusus, Regina Brandao untuk mengobati rasa kecewa sekaligus membangkitkan semangat Neymar.
Scolari mengatakan bahwa cederanya Neymar adalah cobaan dan ia tak sanggup melihat anak emasnya itu kesakitan dan dibawa tandu.
"Ini adalah kejutan besar. Saya sedih melihat ia dibawa tandu. Tim ini sangat membutuhkan Neymar, bahkan saya sempat berlinang air mata atas kesakitannya," tandas Scolari yang pernah membawa Brasil menjuarai Piala Dunia pada 2002 lalu.
[zul]
BERITA TERKAIT: