Belanda yang kaya pengalaman dan punya mental juara tampil lebih menyerang dan dominan. Sedangkan Kosta Rika yang baru pertama kali berlaga di putaran perempat final harus menahan gempuran dari anak-anak asuh Louis Van Gaal.
Namun, pasukan The Orange tak berdaya menembus gawang Kosta Rika yang dikawal oleh Navas. Akhirnya, selama 2x45 menit kedudukan tak berubah, skor kacamata alias 0-0 mengakhiri laga hingga waktu normal selesai.
Tak jauh berbeda di periode tambahan waktu, Belanda tetap tampil menyerang sementara Kosta Rika hanya mengandalkan serangan balik dalam mengupayakan gol. Namun, penyelesaiaan akhir yang buruk ditambah lagi barisan pertahanan Kosta Rika yang sangat kokoh membuat laga harus diakhiri dengan adu penalti.
Padahal, selama pertandingan normal plus babak tambahan waktu Belanda memiliki 15 peluang yang manis, sedangkan Kosta Rika hanya mampu membuat tiga kali serangan.
Pada babak adu pinalti, Kosta Rika mendapat giliran pertama dengan Borges selaku eksekutor yang mampu memperdaya kiper Tim Krul, 1-0 untuk Kosta Rika. Eksekutor penalti Belanda yang pertama adalah Van Persie yang berhasil menyamakan skor jadi 1-1. Saat itu suasana Fonte Nova menjadi tegang.
Sayangnya, pahlawan sekaligus kapten Kosta Rika yang menjadi kunci pasukan Los Ticos melaju ke perempat final membuat kesalahan. Bertindak sebagai eksekutor kedua tendangan mampu diamankan kiper Tim Krul. Sedangkan di pihak Belanda, Robben yang menjadi eksekutor mampu mencetak gol.
Untuk eksekutor selanjutnya Kosta Rika memercayakan kepada Gonzalez, Bolanos, dan Umana. Gonzalez dan Bolanos sukses mengeksekusi tendangan pnaltinya sedangkan Umana dapat diselamatkan kiper Tim Krul.
Di pihak Belanda, kekuatan mental juara tim Flying Dutchmen ini dibuktikan dengan masuknya seluruh tendangan eksekutor. Setelah Persie dan Robben, Sneijder dan Kuyt juga sukses menjebol gawang Kosta Rika.
Kemenangan Belanda tak lepas dari ide cerdas pelatih Louis Van Gaal mengganti penjaga gawang Cillesen dengan Tim Krul yang lebih senior dan matang. Selain itu, Tim Krul yang berlaga di Liga Inggris bersama Newcastle dianggap kiper yang memiliki mental lebih kuat. Mengingat, Liga Inggris adalah liga dengan persaingan lebih panas ketimbang Liga Belanda tempat Jasper Cillessen bermain bersama Ajax Amsterdam.
Dengan pergantian itu terbukti Tim Krul mampu menghalau dua kali tendangan Kosta Rika. Ide pergantian kiper yang lebih bermental pada saat adu penalti dianggap cukup brilian.
Dari kemenangan tersebut Belanda memastikan lolos ke putaran semi final Piala Dunia 2014 dan akan menghadapi tim Argentina pada Kamis 10 Juli pukul 03.00 WIB.
[why]Berikut konstelasi pertandingan kedua tim;
Belanda Vs Kosta Rika
0 Total gol 0
64% Penguasaan bola 36%
15 Pelanggaran 13
15 Upaya on target 3
20 Tendangan 6
BERITA TERKAIT: