Harian berbahasa Inggris
Wall Street Journal hari ini (Senin, 30/6) menurunkan sebuah laporan yang berjudul
Widodo's Polls Lead Drops in Bid for Indonesian Presidency.
Di dalam laporan itu
WSJ menuliskan tiga bulan lalu Jokowi memimpin dengan perbedaan 25 persen. Namun belakangan sejumlah rumor yang berkembang seperti ia adalah keturunan China dan bukan seorang Muslim, membuat elektabilitasnya drop secarasignifikan.
Hal lain yang membuat elektabilitas Jokowi adalah kinerja partai dan kelompok pendukung yang kurang juga keraguan akan kapasitasnya untuk menduduki kursi RI-1.
Juga disebutkan tengan peralihan dukungan media televisi dari Jokowi kepada Prabowo Subianto.
“Kini ia (Jokowi) hanya beberapa poin di depan (Prabowo) Subianto,†tulis
WSJ.
Hal lain yang dilaporkan media itu adalah kondisi
stock market yang melandai setelah jarak elektabilitas Jokowi dan Prabowo semakin pendek sejak bulan April lalu.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: