Sebagai anggota Komisi I DPR, Susaningtyas tetap ke Senayan seperti lazimnya. Sebagai orang penting di Hanura dengan Jabataan Ketua DPP bidang Pertahanan dan Informasi, Susaningtyas juga tetap mengikuti kegiataan dan rapat-rapat partai.
"Dalam rangka Pilpres ini, sebagaimana tim sukses nasional, ya saya tentu harus turut serta dalam rapat timses dan memberikan pemikiran saya," kata Nuning, begitu Susaningtyas disapa, kepada
Rakyat Merdeka Online terkait dengan aktivitas di bulan Ramadhan, beberapa saat lalu (Senin, 30/6).
Di bulan Ramdhan ini, sebagaimana Ramadhan sebelumnya, meski tak rutin, Nuning biasa membaca al Quran, setelah shalat tawarih atau setelah shalat Isya. Nuning pun biasa memenuhi undangan berbuka puasa dari mitra kerja, sahabat atau kerabat.
Untuk berbuka puasa, Doktor bidang intelijen ini lebih senang buka puasa di rumah ketimbang tempat lain. Ia kerap memasak makanan-makanan kesukaannya. Kadang, ia memasak lumayan banyak untuk dikirim kepada keluarga atau sahabat.
"Saya tidak terlalu heboh dengan makan takjil, biasanya langsung saja ke makanan utama. Takut gemuk,
he he he," ungkap Nuning yang selalu mencari kesempatan shalat di masjid-masjid tua dan bersejarah di malam-malam terakhir Ramadhan yang disebutkan waktunya lailatul qodar.
[ysa]