Indah Rasanya Kaum Difabel Diperjuangkan dari Puncak Monas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 22 Juni 2014, 11:29 WIB
Indah Rasanya Kaum Difabel Diperjuangkan dari Puncak Monas
sabar gorky/rmol
rmol news logo Selain memeriahkan HUT DKI Jakarta 487, pendakian tunadaksa, Sabar Gorky panjat Tugu Monas juga didedikasikan untuk Indonesia yang ramah tanpa diskriminasi terhadap kaum difabel.

Acara ini diselenggarakan oleh Tim Ekspedisi Rakyat Merdeka bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Pariwisata DKI Jakarta, serta dipromotori Yayasan Denny JA Indonesia Tanpa Diskriminasi.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Yayasan Denny JA, Novrianto Kahar, mengaku bangga dan terharu mendukung dan menyaksikan langsung momen bersejarah ini.

"Sangat indah rasanya kaum difabel diperjuangkan dari puncak Monas," kata dia disela-sela pendakian, Monas, Jakarta (Minggu, 22/6).

Novria juga berharap, lewat panjat Tugu Monas ini, pemerintah bisa mewujudkan DKI dan Indonesia ramah terhadap kaum difabel. Mereka diberi kemudahan dan akses.

"Majulah Indonesia tanpa diskriminasi," tandasnya.

Sabar Gorky hanya butuh waktu 20 menit untuk menaklukkan tugu Monumen Nasional (Monas). Tercatat, ia mulai mendaki dari cawan Monas pada pukul 08.35 WIB dan sampai di puncak Tugu Monas pukul 08.55 WIB. Pemanjat dan pendaki profesional tingkat dunia itu kemudian mengibarkan Sangsaka Merah Putih di puncak tugu emas. Sebelum akhirnya membutuhkan waktu 10 menit untuk kembali turun ke cawan. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA