Umpan matang kapten Swiss Gokhan Inler tak disia-siakan Granit Xhaka. Pemain Moenchenglaghbag ini melesakkan tendangan keras sehingga kiper Hugo Lloris tak mampu menjangkaunya. 5-2 Swiss memperkecil kekalahan atas Prancis.
Sebenarnya, Benzema sempat memasukkan bola ke gawang Swiss. Tendangan kerasnya tak mampu diantisipasi kiper Diego Benaglio, namun wasit Bjorn Kuipers lebih dulu meniupkan peluit panjang sehingga gol Benzema tak disahkan wasit asal Belanda itu. Skor 5-2 untuk kemenangan Prancis atas Swiss menjadi akhir laga pesta gol di Arena Fonte Nova, Salvador, Brasil.
Dengan hasil ini, Prancis dipastikan lolos melaju ke 16 besar, sementara Swiss masih masih harus berjuang di pertandingan terakhir nanti melawan Honduras. Menang adalah harga mati bagi anak-anak asuh Ottmar Hiztfeld jika ingin lolos ke babak knock out.
Yang keluar sebagai man of the match versi FIFA pada pertandingan kali ini adalah Karim Benzema dengan torehan 26 kali passing, satu gol dan delapan kali shooting ke gawang Swiss.
Swiss sebenarnya lebih mendominasi dibandingkan Prancis, namun kesalahan pemain belakang Swiss yang kurang ketat menjaga pertahanannya, serta banyaknya blunder membuat Prancis mampu menciptakan banyak gol.
Lemahnya lini belakang, tentu menjadi catatan pelatih Ottmar Hitzfeld untuk memperbaiki performa di laga hidup-mati melawan Honduras yang akan digelar Kamis pukul 26 Juni nanti.
[why]Inilah statistik pertandingannya,
Swiss Vs Prancis
2 Total Gol 5
57% Penguasaan bola 43%
12 Pelanggaran 16
8 Upaya on target 16
17 Shots 22
0 Penalties scored 1