Terobosan yang sama juga dilakukan kubu Jokowi-JK. Mereka misalnya membuat gerakan sejuta relawan, pergerakan
grass roots, rekening gotong royong, salam dua jari dan
calling centre yang memungkinkan Jokowi-JK mengucapkan terima kasih secara langsung kepada rakyat yang telah bergotong royong untuk Jokowi-JK.
"Ini adalah bukti bagaimana Jokowi-JK selalu menjadi
trend setter. Jokowi-JK menganggap serangan itu hanyalah perang psikologis untuk memecah konsentrasi pemenangan. Namun kami tidak terpengaruh. Serangan justru menempa Jokowi menjadi pemimpin yang tangguh, dan berkarakter," kata Jurubicara Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, beberapa saat lalu (Kamis, 19/6).
Dalam kesempatan ini, Hasto pun mengkritisi persepsi tegas yang dibangun untuk Prabowo. Ketegasan yang dipersepsikan kuat, justru menjadi tidak berdaya ketika harus tunduk dalam politik bagi-bagi jabatan menteri hingga menteri utama.
"Janji-janji jabatan strategis adalah bentuk ketaklukkan pada kekuatan di luar dirinya. Berbeda dengan Jokowi yang menegaskan hanya tunduk pada konstitusi dan kehendak rakyat Indonesia," demikian Hasto.
[ysa]
BERITA TERKAIT: