Pada menit ke 20, Arjen Robben mengawali gol untuk Belanda. Gol itu hasil solo run dari tengah lapangan yang mampu melewati bek Australia Wilkinson dan gagal diantisipasi kiper Mathew Ryan. Namun, hanya selang satu menit, Tim Cahill yang disebut pemain kunci negeri Kanguru berhasil menyamakan keadaan. Tendangan volinya sungguh berkelas. Pemain Evertoon itu mengejutkan kiper Belanda, Chillessen.
Di awal babak kedua, Jedinak mampu mengeksekusi tendangan pinalti menjadi gol, akibat handsball bek Belanda Janmaat. Sehingga di menit 54 Australia memimpin sementara atas Belanda 2-1.
Tertinggal satu gol tak membuat Belanda diam. hanya butuh empat menit Belanda mampu menyamakan kedudukan. Jason Davidson, bek Australia yang berdiri sejajar dengan Van Persie membuktikan bahwa striker Manchester United itu tak berada di posisi offside. Dengan keras, Persie melesakkan tendangan yang tak mampu dijangkau kiper Ryan. 2-2 skor imbang di menit ke 58.
Gol penentu kemenangan Belanda dibuat oleh Memphis Depay, pemain yang baru masuk menggantikan Marthins Indi berhasil membuat gol spektakuler di menit ke 68. Tendangan pisangnya dari luar kotak pinalti tak mampu dibendung kiper Australia Ryan. Belanda unggul 3-2
Dengan kemenangan ini, Belanda adalah tim pertama di Piala Dunia 2014 yang memastikan lolos ke putaran 16 besar. Di laga pertama, Belanda menundukkan tim merah Spanyol dengan skor telak, 5-1.
Arjen Robben dinobatkan sebagai man of the match pada pertandingan kali ini dengan torehan 19 passing, 1 gol dan 5 tendangan ke arah gawang.
Inilah selengkapnya statistik pertandingan di Estadio Beira-Rio, Porto Alegre.
Australia VS BelandaTotal gol: 2 - 3
Penguasaan bola: 48% - 52 %
Pelanggaran: 18 - 25
Upaya on-target: 8 - 14
Tendangan: 10 - 15
Tendangan on-target: 8 - 14
Pinalti: 1 - 0
Serangan berbahaya: 39 - 31
Tendangan sudut: 3 - 2
Offsides: 1 - 1
Tackling: 10 - 11
[ald]
BERITA TERKAIT: