Tadinya, 7 menit sejak peluit babak pertama dibunyikan, serangan dari Australia yang dipelopori oleh Bozanic, bola terkena tangan bek Belanda, Janmaat. Hadiah penalti dari wasit tak disia-siakan Jedinak, sang eksekotori.
Jedinak mampu mengelabui kiper Chillessen yang salah membaca arah bola. 2-1 Australia memimpin sementara di menit ke 54.
Belanda yang langganan final tak rela dipecundangi tim miskin bintang. Serangan Belanda yang makin agresif berbuah gol empat menit berselang dari gol Australia. Jason Davidson, bek Australia yang berdiri sejajar dengan Van Persie membuktikan bahwa striker Manchester United itu tak berada di posisi offside. Dengan keras, Persie melesakkan tendangan yang tak mampu dijangkau kiper Ryan. 2-2 belanda menyamakan kedudukan.
Australia sempat membuat gol yang ketiga kalau saja blunder dari bek Belanda bisa dimanfaatkan Tommy Oar, Sayangnya, Oar yang sudah berhadapan dengan kiper malah mengumpan bola ke Mathew Leckie sehingga sundulan dari Leckie masih lemah dan mampu ditangkap kiper.
Kemenangan harga mati bagi Belanda mengingat lawan yang dihadapi adalah tim kuda hitam. Kedudukan imbang tak lama bertahan lama.
Adalah Memphis Depay, pemain yang baru masuk menggantikan Marthins Indi berhasil membuat gol spektakuler di menit ke 68. Tendangan pisangnya dari luar kotak pinalti tak mampu dibendung kiper Australia Ryan. Belanda unggul 3-2.
[ald]
BERITA TERKAIT: