Megawati: Muhammadiyah Pelopori Jalan Peradaban

Resmikan Rumah Sakit UMM

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 17 Juni 2014, 15:15 WIB
Megawati: Muhammadiyah Pelopori Jalan Peradaban
megawati/net
rmol news logo . Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, berharap rumah sakit Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mampu menjadi teaching hospital untuk melayani rakyat. Ia juga mengharapkan rumah sakit itu semakin mengukuhkan kiprah Muhammadiyah bagi bangsa dan negara.

"Saya berharap agar Indonesia kembali menjadi pelita bangsa-bangsa lain. Karena itulah motto yang dicanangkan untuk memelopori jalan peradaban dari Muhammadiyah untuk bangsa," kata Megawati saat meresmikan rumah sakit yang berada di kampus UMM, Malang, Jawa Timur (Selasa, 17/6).

Dengan peresmian tersebut, maka ini merupakan kali ketiga Megawati mengunjungi UMM. Agenda kunjungan Megawati kali ini adalah untuk meresmikan rumah sakit di UMM sekaligus memberikan sumbangan berupa lima unit mobil ambulans. Megawati sendiri terlahir dari keluarga berlatar Muhammadiyah. Fatmawati, ibunda Megawati, merupakan puteri dari tokoh Muhammadiyah Bengkulu.

Dalam kesempatan ini, Megawati juga mengharapkan peran serta UMM kepada para mahasiswanya agar mampu  tampil sebagai generasi masa depan Indonesia.

"Sehingga kita disegani oleh bangsa-bangsa lain karena peradabannya, sebagaimana terjadi pada masa Majapahit, Sriwijaya, maupun saat kepeloporan Indonesia di Asia Afrika dan Gerakan Non Blok," ucap Presiden RI kelima itu.

Sedangkan Rektor UMM, Muhadjir Effendi dalam sambutannya mengatakan, rumah sakit yang baru saja diresmikan itu ibarat memiliki jenis kelamin perempuan. Karenanya, pilihan untuk meresmikan RS UMM itu jatuh ke Megawati.

"Dan dalam diri Megawati memang mengalir darah Muhammadiyah," kata Muhadjir, sambil mengatakan bahwa Bung Karno merupakan kader Muhammadiyah dan sudah banyak memberikan dedikasi bagi pendidikan di Indonesia.

"Dalam pengasingannya di Bengkulu, Bung Karno menjadi guru di sekolah Muhammadiyah, dan menjadi Ketua Majelis Pendidikan Muhammadiyah," sambung Muhajir.

Selain peresmian rumah sakit baru, kehadiran Megawati di kampus UMM juga untuk menerima penghargaan bagi almarhum Taufiq Kiemas. Muhadjir menjelaskan, Taufiq yang juga kader Muhammadiyah memiliki dedikasi tinggi dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan hingga akhir hayatnya.

"Taufik Kemas adalah kader Muhammadiyah. Taufik Kemas juga aktivis Pemuda Muhammadiyah," kata Muhadjir menceritakan sosok mendiang suami Megawati itu. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA