Ketua AJK: Jurnalis Profesi yang Melawan Kekuasaan Korup

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Senin, 16 Juni 2014, 08:20 WIB
Ketua AJK: Jurnalis Profesi yang Melawan Kekuasaan Korup
rmol
rmol news logo . Jurnalis secara natural adalah profesi yang berbicara untuk kebenaran, mewaspadai dan melawan kekuasaan yang koruptif, serta mengulurkan tangan bagi kelompok yang secara sosial tidak beruntung dan tidak mendapat perlindungan.

Hal itu antara lain disampaikan Ketua Asosiasi Jurnalis Korea (AJK), Park Chong-ryul, dalam sambutannya pada acara Konferensi Jurnalis Dunia 2014 di Seoul, Korea Selatan.

Kegiatan ini juga digelar dalam rangka memperingati 50 tahun AJK. Sebanyak 80 wartawan dari 50 negara menghadiri kegiatan yang diselenggarakan di Korea Press Center. Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Teguh Santosa juga hadir dalam konferensi ini. Penyelenggara memilih tema "Unifikasi Damai Semenanjung Korea dan Jurnalisme Global".

"Jurnalis juga merupakan profesi yang berani menghadapi tantangan dan berjuang untuk dunia yang lebih baik yang dipenuhi kemerdekaan dan perdamaian," sambungnya.

Dia juga mengatakan, penting bagi jurnalis di seluruh dunia datang ke Korea. Korea, sebut dia, adalah satu-satunya negeri yang hingga kini masih terpisah.

"Kita disini berharap untuk penyatuan semenanjung Korea dan membangun jaringan jurnalis global untuk komunikasi yang lebih baik," masih kata dia.

Salah satu kegiatan dalam konferensi ini adalah mengunjungi Demilitarized Zone antara Korea Selatan dan Korea Utara yang jaraknya tidak jauh dari Seoul.

"Dengan mengunjungi DMZ Anda diharapkan dapat merasakan pentingnya perdamaian di semenanjung Korea," demikian Park. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA