Sepanjang 2 kali 45 menit, Chili kerap mendominasi pertandingan. Serangan-serangan yang dibangun lebih bervariatif dibandingkan serangan Australia. Tim negeri Kangguru itu cenderung monoton karena kerap melakukan serangan melalui sisi lapangan dan diakhiri dengan umpan melambung. Lantas, strategi serangan yang telah dirancang oleh Ange Postecoglou mampu dibaca oleh para punggawa Chili sehingga kerap gagal.
Sebenarnya pada menit ke-53 Cahill mampu menjebloskan bola ke gawang Chili yang dikawal oleh kiper Bravo. Namun, dia terlanjur berdiri di posisi offside terlebih dahulu. Sontak, wasit asal Pantai Gading, Noumandiez Doue meniup peluit tanda menganulir gol.
Di menit ke 61, gelandang klub Valencia, Eduardo Vargas mampu mengecoh kiper Australia dan nyaris memasukkan bola ke gawang Australia. Namun, bek Australia Wilkinson, dengan cepat membuang bola ke luar lapangan saat berada di tiang garis gawang.
Dan akhirnya, usaha anak asuh pelatih Jorge Sampaoli menambah keunggulan tercipta. Di menit ke dua perpanjangan waktu, Beausejour melesakkan tendangan keras dari luar kotak penalti dan membawa Chili menang telak atas Australia dengan skor 3-1.
Dalam pertandingan ini, Chili mampu mengendalikan jalannya pertandingan dengan persentase ball posession 62 persen, sedangkan Australia hanya mampu membawa bola dengan persentase 38 persen. Jelas, di kubu Australia hanya Tim Cahill yang memiliki skill di atas
rata-rata, sementara di kubu Chili ada sejumlah pemain yang merumput di klub raksasa Eropa.
Inilah statistik pertandingan antara Chili Vs Australia;
Chili Vs Australia
3 Gol 1
62% Penguasaan Bola 62%
41 Serangan berbahaya 35
11 Total upaya 13
608 Passing 320
9 On target 6
4 Mampu ditahan 2
16 Takling 17
1 Kartu kuning 3
0 Kartu Merah 0
1 Offside 1
3 Tendangan sudut 1
Dengan kemenangan ini, rivalitas yang terjadi di Grup B semakin ketat. Belanda dan Chili mengantongi tiga poin, sedangkan Spanyol dan Australia masih nol. Diprediksi, Belanda di atas angin dapat lolos ke babak 16 besar, mengingat tersisa laga melawan Australia dan Chili.
Tentu, dari segi kualitas pemain, Australia bukan halangan yang berarti bagi pasukan Van Gaal. Sementara, Chili dan Spanyol diprediksi akan bersaing untuk lolos dari putaran grup menemani Belanda yang di atas kertas akan mudah melaju. [why]
BERITA TERKAIT: