Elektabilitas Jokowi-JK yang Kian Menanjak Bikin Serangan Kian Massif

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 12 Juni 2014, 12:33 WIB
Elektabilitas Jokowi-JK yang Kian Menanjak Bikin Serangan Kian Massif
rmol
rmol news logo . Saat ini, elektabilitas Jokowi-JK terus menanjak. Lebih-lebih setelah debat perdana capres-cawapres, yang ketika itu Jokowi-JK tampil mengejutkan karena begitu penuh percaya diri dan sangat memahami persoalan bangsa.

Demikian disampaikan Jurubicara Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto. Menurut Hasto, elektabilitas Jokowi-JK yang terus menanjak ini membuat tim kubu sebelah seakan kepanasan hingga terus mengeluarkan serangan. Dan ini terbukti, berdasarkan analisa Politicalwave, Jokowi-JK paling kerap mendapatkan serangan kampanye hitam dan kampanye negatif.

"Serangan tajam yang ditujukan kepada Jokowi-JK cermin kekhawatiran kubu Prabowo-Hatta atas kuatnya dukungan rakyat. Tanpa harus dimobilisasi untuk memberikan dukungan, relawan Jokowi JK bergerak spontan," ucap Hasto beberapa saat lalu (Kamis, 12/8).

Menurut Hasto, Jokowi-JK sendiri akan selalu mengingat pujian yang pernah disampaikan para elit yang kini menjadi lawan politik itu. Bila pun mereka kini balik menyerang itu tak menjadi persoalan sebab sejak lama Jokowi-JK memang tidak larut dalam pujian.

Hasto mengungkap, di antara sosok yang pernah memuji Jokowi itu adalah Prabowo. Dalam pengantar buku Jokowi; Spirit Bantaran Kali Anyar, Prabowo Subianto menyebut Jokowi sebagai "Figur Pemimpin Sebenarnya". Sementara Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud MD, pernah memuji kinerja Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta dan sosok Jokowi yang antikorupsi.

"Kalau Jokowi, saya kira dia salah satu contoh pejabat yang bekerja apa adanya, penuh kesederhanaan, dan kesungguhan. Saya kira enggak adalah yang bisa membantah itu," kata Mahfud di akhir tahun lalu.

Bahkan, dalam catatan Hasto, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, juga pernah menyatakan Walikota Solo Joko Widodo berusaha menjadi pemimpin yang amanah. Jokowi dinilai Fadli Zon selalu mementingkan rakyatnya dibanding kepentingan pribadi, dan seperti Khalifah Umar bin Khattab. Sementara itu Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie pada akhir April lalu memuji Jokowi sebagai calon presiden yang muda dan sopan.

Kini, Hasto pun mengajak pendukung Jokowi-JK untuk menghadapi serangan lawan politik itu dengan penuh kegembiraan, dan bisa menahan diri. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA