Pertemuan Trimedya dan BG di Tempat Umum Tak Perlu Dipolitisir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 09 Juni 2014, 09:15 WIB
Pertemuan Trimedya dan BG di Tempat Umum Tak Perlu Dipolitisir
trimedya/net
rmol news logo . Harus dipahami bahwa pertemuan antara tim hukum Jokowi-JK, Trimedya Panjaitan, dan jenderal polisi berinisal BG, di salah satu restoran di Menteng, Jakarta Pusat, bukan rahasia. Sebab pertemuan itu dilakukan di tempat terbuka, yang memang dikenal padat pengunjung.

"Pertemuan Trimedya dengan petinggi Polri itu bukanlah hal istimewa karena dilakukan di ruang publik," kata Jurubicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, Senin dinihari (9/6).

Pernyataan Hasto ini terkait dengan berita dan juga pesan berantai. Dalam berita itu disebutkan, Ketua Serikat Pekerja BUMN Bersatu yang juga politikus Gerindra, Arief Poyuono melihat Timedya dan BG bertemu pada Sabtu malam, sekitar pukul 22.00 WIB di salah satu restoran di Menteng, Jakarta Pusat Arief pun mengaitkan pertemuan itu dengan pernyataan Presiden SBY bahwa ada petinggi Polri yang mendukung salah satu capres.

"Keduanya (Trimedya dan BG) tahu ada Saudara Arief di restoran yang sama. Saudara Arief memang mudah dikenali dari bentuk tubuhnya yang tambun dan berbagai manuvernya sebagai Ketua FSP BUMN Bersatu," kata Hasto, sambil menambahkan, andaikan pertemuan Trimedya dengan BG bermaksud politis dan rahasia tentu tidak akan digelar di tempat terbuka.

Karena itu, Hasto menganggap tudingan Arief tak berdasar. Bahkan nampak sekali sikap paranoid Arief yang seolah dengan memfoto pertemuan di ruang publik itu dapat dijadikan senjata utk menyerang Tim Jokowi-JK.

"Pertemuan itu kebetulan, tidak dirancang khusus dan di ruang terbuka. Lebih cerdas sedikit lah kalau mau menyerang," demikian Hasto. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA